“Ngaprak Kliwonan”

SINERGITAS PELAKU BUDAYA, PENGGIAT OLAH RAGA ALAM TERBUKA, DAN PEMERHATI LINGKUNGAN

Bagi sebagian orang, olahraga alam bebas merupakan cara bagi mereka untuk menyalurkan hobi di sela kesibukan pekerjaan yang mereka lakukan. Berbagai macam kegiatan olahraga alam bebas yang biasanya mereka lakukan adalah bersepeda, mendaki, lari dan lainnya. Untuk melakukan olahraga ini, para penggiat biasanya memilih lokasi yang tidak saja menantang, namun sekaligus indah dan menyegarkan agar dapat menjadi tempat “healing” bagi mereka. Salah satu tempat yang dipilih adalah kawasan pegunungan. Sayangnya, aktivitas alam terbuka ini dilakukan dengan tidak memperhatikan kepentingan lingkungan, seperti kesehatan hutan dan satwa. Tidak sedikit para penggiat aktivitas di alam terbuka, membuang sampah sembarangan. Seringkali terlihat tumpukan sampah di area area wisata alam dan jalur-jalur pendakian. Dari sinilah gagasan muncul untuk melakukan kegiatan “Ngaprak Kliwonan” yang rutin diadakan oleh TREK 11 di Sukawana.

Ngaprak Kliwonan digagas oleh para relawan JHET Bandung, adalah kegiatan aktivitas alam terbuka yang diadakan setiap hari Minggu pada pasaran Kliwon setiap bulan nya. Inti kegiatan adalah melakukan aktivitas alam terbuka sambil memungut sampah di sepanjang jalur (trek) pendakian atau hiking. Biasanya komunitas yang turut berpartisipasi dalam “ngaprak kliwonan” ini akan menginap satu malam (Kemping) di TREK 11 Sukawana sekaligus menjadi titik kumpul dan start acara. Sabtu malam (Malam minggu) saat kemping bersama komunitas bisa saling bertemu dan bertukar pikiran mengenai hutan, lingkungan, dan isu-isu ekologi lainnya. Bahkan kegiatan seni pun bisa berlangsung. Sesekali diadakan acara menanam pohon bersama sepanjang jalur pendakian yang dianggap kritis dan perlu penanaman pohon. Sampai saat ini acara “Ngaprak Kliwonan” sudah diadakan 2 kali dengan jumlah lembaga/komunitas terlibat adalah 6 dengan total peserta 75 orang.

Melalui kegiatan Ngaprak Kliwonan, JHET Bandung dan pengelola TREK 11 Sukawana, dapat menyuguhkan kegiatan berbasis alam terbuka dengan moto CAN (Culture, Adventure and Nature). CAN menjadi landasan sehingga kegiatan “Ngaprak Kliwonan” akan menyinergikan antara pelaku budaya, penggiat olah raga alam terbuka, dan pemerhati lingkungan. Dengan demikian, “Ngaprak Kliwonan” nantinya akan dijadikan event besar berupa festival, yang akan melibatkan masyarakat yang tinggal di kawasan TREK 11 Sukawana atau Desa Karyawangi dan sekitarnya.

Bagikan :